Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di Pondok Aren, Diduga Akibat Pengoplosan
RNN.com - Pondok Aren – Kelangkaan gas elpiji 3 kg di wilayah Pondok Aren selama bulan Ramadan menjadi keluhan banyak warga, terutama masyarakat kecil. Beberapa di antara mereka bahkan mengadu kepada media. Menanggapi hal tersebut, tim investigasi dari Redaksi Azaz diterjunkan untuk menyelidiki penyebabnya.
Setelah melakukan investigasi selama beberapa hari, tim akhirnya menemukan lokasi dugaan pengoplosan gas elpiji 3 kg di wilayah Pondok Aren pada Sabtu, 29 Maret 2025. Lokasi tersebut diketahui berada di belakang rumah milik seseorang berinisial Haji B. Ciri-ciri tempat tersebut ditandai dengan seng berwarna putih yang menutupi area pengoplosan, sementara di bagian depan rumah terdapat sejumlah kandang ayam serta sebuah pos di sampingnya.
Menurut informasi dari warga sekitar yang enggan disebutkan namanya, kegiatan pengoplosan gas di lokasi tersebut telah berlangsung lebih dari dua tahun. Bahan baku gas elpiji 3 kg diduga dikirim dari Rumpin oleh seseorang bernama Asep, yang dikenal sebagai mafia gas dan memiliki empat lokasi pengoplosan di daerah tersebut.
Lebih lanjut, investigasi mengungkap adanya dugaan keterkaitan antara aktivitas pengoplosan yang dikelola oleh Haji B di Pondok Aren dengan jaringan pengoplosan di Rumpin. Selama ini, aktivitas mereka berjalan tanpa hambatan, diduga karena adanya koordinasi dengan oknum tertentu di Polsek Pondok Aren. Selain itu, setiap kali awak media mendatangi lokasi, Haji B dikabarkan kerap memberikan uang bensin sebagai bentuk kompensasi.
Kasus ini perlu mendapat perhatian lebih lanjut dari pihak berwenang untuk memastikan kebenaran dugaan tersebut serta menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam praktik ilegal ini.
(Supriyadi)